Seringkali mata dan fikiran kita terkejut ketika melihat hasil riset, misalnya sekian % siswa sudah tidak perawan lagi, atau sekian % tindak pencabulan terjadi oleh pendidik, dll. Itulah seni dalam riset, angka-angka statistik menjadi alat strategis untuk mengejutkan publik, dan tentu akan berdampak pada cara pandang kita tentang sesuatu yang di-riset.
Padahal, kita bisa menanyakan tentang sampel, indikator dan instrumen riset nya yang dilakukan oleh lembaga atau per- seorang -an.
Jadi, jangan mudah terkejut sebelum kita tahu di balik hasil riset. Apa dan bagaimana semua itu terjadi? Salam,
